Wawancara Presiden Republik Islam Iran dengan Harian Der Spiegel Jerman

Gambar: jaffet.com
Ket: MAN (Mahmoud Ahmadinejad), DS (Der Spiegel)
DS: Bapak Presiden yang mulia, seperti yang saya ketahui, anda penggemar olah raga sepak bola, bahkan menurut sebagian sumber, Anda pun bermain sepak bola. Anda tahu bahwa tangal 11 Juni tim nasional Iran akan melakukan pertandingan pertamanya di ajang piala dunia dengan dengan tim Mexico. Apakah anda akan hadir di stadion sebagai penonton?
MAN: Yang pasti saya akan nonton, tapi di mana? Hal itu tergantung pada…
DS: Pada apa?
MAN: Pada banyak hal.
DS: Misalnya?
MAN: Waktu, kesempatan, mood (suasana hati), dan beberapa hal lain.
DS: Saat diumumkan, bahwa Anda diduga akan datang ke Jerman untuk menyaksikan pertandingan dari dekat, sebagian kalangan protes. Apakah hal ini tidak terbayangkan sebelumnya?
MAN: Tidak, karena hal itu tidak penting. Sama sekali saya tidak memberikan perhatian pada masalah ini, sebab sumber protes dari mana belumlah jelas.
DS: Hal ini berhubungan erat dengan isu Holocaust, khususnya pertandingan akan diselenggarakan di Nuremberg. Sebuah kota yang memiliki hubungan sangat erat dengan Holocaust. Dan Anda sebagai presiden Iran yang mengangkat isu Holocaust melahirkan sejumlah protes.
MAN: Sampai saat ini saya belum memahami di mana letak hubungannya?
DS: Saat dikabarkan anda mungkin akan mengunjungi jerman untuk menonton pertandingan, maka mengingat program Anda dan isu Holocaust, ada sejumlah kalangan yang memprotes dan meminta kepada pemerintah Jerman agar tidak menyetujui kedatangan Anda. Apakah hal ini tidak mengherankan Anda?
MAN: Tidak, sebab kanal Zionisme di dunia memang progresif. Saya pun tahu bahwa di Eropa pun mereka sangat progrresif pula. Karena itulah saya tidak heran. Namun, perbincangan saya berkaitan dengan masyarakat Eropa. Kami sama sekali tidak punya urusan dengan Israel. (more…)

