Setetes Embun

Oleh Popon Saadah
Mahasuci Allah yang telah menciptakan alam dunia beserta isinya. Dan Mahasuci Allah yang telah menciptakan semua mahluk berikut kegunaannya. Sesungguhnya pada setiap ciptaan-Nya terdapat tanda-tanda kebesaran-Nya. Dari sekian banyak mahluk ciptaan-Nya, kita ambil salah satunya saja sebagai misil dan contoh untuk hidup kita.
Mari kita berbicara tentang pohon kelapa. Bila kita perhatikan dan pikirkan, jenis pohon yang satu ini sangat banyak kegunaannya:
batang pohonnya bisa digunakan untuk bahan bangunan. Pucuk daunnya biasa digunakan untuk membuat rangkaian janur yang indah, atau membungkus ketupat. Daunnya yang sudah tua bisa digunakan untuk atap rumah atau kisa (barang anyaman tempat menyimpan ayam bila si ayam dibawa bepergian). Tulang daunna dibuat lidi, dijadikan sapu lidi. Lalu jangan tanya tentang buahnya, itu sudah jelas kegunaan dan kelezatannya. Buahnya yang masih muda oleh orang Sunda biasa disebut dawengan, dimakan langsung, dibikin rujak atau dijadikan makanan campuran sirop. Buahnya yang sudah tua bisa dibuat minyak. Air santannya digunakan untuk campuran berbagai olahan. Ampas buah kelapa adalah bahan dasar makanan yang disebut dage. Masa kini, air kelapa bisa diolah menjadi coco, sejenis makanan campuran sirop. Coco ini sekarang mudah didapat, tersebar di berbagai toko makanan.
Kulit kelapa bagian luar (tapas) bisa dibuat kesed, dengan cara dianyam. Batoknya bisa dibikin arang atau barang kerajinan. Konon akarnya pun bisa dibikin obat.
Tumbuhan seperti pohon kelapa saja bisa multiguna, bagaimana dengan kita, mahluk yang mulia dan diberi akal budi oleh Sang Khalik? Sudah selayaknya sebagai mahluk yang berbudaya, manusia pun bermanfaat untuk lingkungan sekitarnya. Di mana kita berada, di situlah kita bermultiguna (idealnya)!
Kami para guru sebuah sekolah merindukan kepala sekolah yang:
1. Setiap hari selalu berada di tempat di mana dia bertugas.
2. Datang dan pulang dari tempat bertugas tepat waktu.
3. Mengetahui dan mengenal nama-nama berikut pribadi-pribadi bawahannya.
4. Selalu memonitor jalannya kegiatan belajar mengajar.
5. Tanggap terhadap kondisi baik dan buruk para bawahan beserta murid-muridnya.
6. Mengetahui betul hasil kerja dan prestasi bawahannya.
7. Mampu menampung keluh kesah bawahannya untuk kemudian membantu menemukan solusi dari setiap permasalahan.
8. Transparan dalam mengelola keuangan sekolah.
9. Menggunakan dana sekolah dengan hemat dan tepat sasaran.
10. Memperhatikan dan mampu meningkatkan kesejahteraan bawahan.
11. Mampu bersikap adil dalam melakukan tindakan apa pun kepada semua bawahan.
12. Bersikap objektif dalam menilai hasil kerja dan prestasi bawahan.
13. Mendukung program-program sekolah yang dilaksanakan untuk kepentingan bersama.
14. Berprinsip teguh, tidak terpengaruh oleh hasutan para bawahan yang merangkap sebagai penjilat.
15. Berani mengambil keputusan sendiri, tidak berlindung di balik bawahan dan kaki tangannya yang hipokrit.
16. memiliki solidaritas dan rasa sosial yang tinggi.
17. Berwawasan luas dan tidak gagap teknologi.
18. Mau menerima saran dan kritik dari bawahannya.
19. Berani menegur setiap bawahan yang tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya dengan tidak pandang bulu.
20. Bertanggung jawab penuh terhadap maju mundurnya sekolah yang dipimpinnya.
Sangat disayangkan sampai saat ini masih sangat sulit menemukan kepala sekolah yang sesuai dengan harapan para guru. Masih banyak pimpinan yang hanya menuntut hak saja dari pada bertekad melaksanakan kewajiban sebaik-baiknya.
Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M