Aku, Rasa, dan Logika

March 3, 2008

Liputan Seminar Motivasi di LPKIA

Filed under: Stop Pers

AW AW

Seminar ini dilaksanakan pada hari Kamis, 28 Pebruari 2008, di Graha Kampus Bersih PKM dan STMIK LPKIA
Pembicara: Andrie Wongso (Motivator nomor 1 di Indonesia).
Moderator: Tjang Kian Liong, Drs.

Uraian Materi:

Manusia harus punya spirit.
Filosofi Andrie Wongso: “Sukses adalah hak saya, anda, dan kita semua. Untuk mewujudkannya kita perlu mempunyai kesadaran, keinginan, dan perjuangan dalam hidup.” Semua ini disebut sikap mental.

Berbicara masalah Indonesia.
Kondisi Indonesia di semua bidang kehidupan selama sepuluh tahun ini merosot. Dan Indonesia mengalami kemerosotan mental, karena mayoritas masyarakatnya mempunyai sikap mental yang cemas, kalut, pesimis, stress, putus asa, apatis, dsb. Masyarakat yang memiliki sikap miskin mental seperti itu susah diajak maju.
Sikap yang dikategorikan miskin mental itu seperti apa?
Malas, loyo, banyak mengeluh, takut akan perubahan, cepat berpuas diri, tidak disiplin, tak bertanggung jawab, dsb.
Untuk merubahnya diperlukan sikap mental seperti: antusiasme, keuletan, kegigihan, berpikir positif. Ini semua dinamakan spirit.
Andrie Wongso setuju dengan ajaran Islam yang salah satunya menyatakan bahwa Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum, bila kaum tersebut tidak mau merubahnya.

AW

Apakah Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan ini? Jawabannya 1: Pasti!. Bila diibaratkan seorang ibu, Indonesia sekarang ini sedang menangis menyaksikan kehidupan bangsanya yang porak poranda. Di segala bidang terdapat banyak permasalahan:
Sumber daya manusia kalah oleh negara tetangga, ekonomi kolaps, narkoba gila-gilaan, pertikaian di mana-mana, pendidikan tidak menanamkan kejujuran, kemiskinan merajalela, hukum tidak jalan, pengangguran mencapai 25 juta orang, Indonesia itu negara paling religius sekaligus negara terkorup.
Prestasi di bidang olah raga hanya bisa mencapai peringkat ke-4 di ASEAN. Sebagai bangsa besar yang penduduknya mencapai 230 juta jiwa, Indonesia tak pantas menduduki peringkat 4, harusnya peringkat satu dalam hal prestasi.
Untuk mengatasi semua permasalahan itu, Andrie menyarankan, “Jadilah orang yang luar biasa.”
Sukses adalah akibat dari sebab-sebab yang kita perbuat. Buah dari cita-cita, perjuangan, keyakinan. Sukses bukan karena kebetulan. Sayangnya bangsa Indonesia bukan bangsa pekerja keras dan bukan bangsa disiplin. Oleh karena itu generasi mudanya harus belajar dengan baik, mengatasi ketertinggalan kita, mengejar kemajuan bangsa lain.

Yang membedakan manusia dengan binatang itu adalah akal pikiran, tapi sayangnya banyak yang tidak menggunakan pikiran sebagaimana mestinya. Dan yang penting pula untuk dilakukan adalah bebaskan kita dari mitos-mitos yang menyesatkan. Hindarkan menyerahkan hidup kita pada:
• nasib;
• keturunan;
• fisik dan kesehatan;
• pendidikan;
• warna kulit;
• gender;
• shio dan bintang;
• waktu lahir.
Sesungguhnya semua itu tak ada pengaruhnya pada kesuksesan seseorang. Karena yang paling penting dalam mencapai kesuksesan adalah dengan spirit itu tadi.

Apa latar belakang munculnya success is my right dalam diri Andrie Wongso?
Pada tahun 1965, dia berhenti bersekolah karena sekolah dasar Mandarin, tempat di mana dia bersekolah ditutup. Waktu itu umur Andrie kecil berumur 11 tahun, kelas 6 SD. Jadi SD-nya tidak tamat. Teman-temannya yang lain pindah sekolah, sedangkan dia harus berhenti dan membantu ibunya berjualan kue. Tapi dia merasa tidak perlu komplain. Dia ingin belajar dari kehidupan ibunya yang buta huruf tapi bermental luar biasa. Dia tahu ibunya menderita, tapi tak pernah mengeluh.
Andrie Wongso berkesimpulan: Manusia harus punya spirit. Masalah yang susah dan berat harus dihadapi. Dia berpikir bahwa kehidupan yang miskin lebih pahit dari pada jamu yang paling pahit sekali pun. Akhirnya dia bangkit karena tak mau miskin, dengan bermodalkan sikap berani dan jujur.
Pada umur 22 tahun, dia dipanggil kakaknya ke Jakarta untuk diajak bekerja. Untuk pertama kali dia menjadi salesman sabun. Lalu bekerja di sebuah toko, melayani orang-orang yang membeli kabel, dan mengangkat-ngangkat gulungan kabel. Suara hatinya berkata: “Sabar….Pekerjaan ini hanyalah sementara!”
Malam hari dia sering merasa frustasi, memikirkan nasib dan orang tua. Tapi semua kegelisahannya itu dia salurkan pada kegiatan positif, yaitu latihan kungfu.
Pada tahun 1978, dia berhenti dari pekerjaannya di Jakarta karena berniat menjadi bintang film kungfu. Tapi ternyata tidak mudah. Hambatan demi hambatan dilaluinya. Suara hatinya tetap berkata, “Sabarlah, sebenarnya kamu adalah orang yang luar biasa!”
Dia tetap aktif di perguruan kungfu yang didirikannya.
Akhirnya keinginannya untuk menjadi bintang film kungfu tercapai. Dia diterima sebagai pekerja film di Hongkong. Tapi juga tidak langsung mendapatkan kesuksesan, rintangan demi rintangan selalu datang menghadang.
Di sini dia pun berpikir bahwa butuh komitmen dalam penderitaan. Hanya penderitaan hidup yang bisa mengajarkan kepada manusia akan arti keindahan dan nilai hidup itu sendiri.
Andrie Wongso selama 24 tahun tak pernah berhenti membaca. Buku tentang mitivasi, filosofi, agama, marketing, dll. dilahapnya.
Menurutnya, skil yang sekarang harus dimiliki generasi muda Indonesia adalah tiga poin, harus menguasai: bahasa Inggris, bahasa Mandarin, dan teknologi informasi (IT).
Generasi muda harus punya pendidikan yang baik, sebab sukses butuh komitmen, perjuangan, pengorbanan, kegigihan, keuletan. Semua itu adalah mutlak!
Hidup adalah proses belajar dan berjuang tanpa batas.
Sikap yang tak kalah pentingnya adalah bergaul, toleransi, dan ringan tangan, sebab tak ada sukses sejati yang bisa diaraih tanpa keterlibatan orang lain.

Langkah pertama menuju sukses adalah:
• Pastikan target;
• Rencanakan;
• Kuatkan tekad.

Yang dinamakan kaya mental itu adalah:
• Penuh tanggung jawab;
• Yakin dan penuh percaya diri;
• Suka tantangan dan berkompetisi;
• Disiplin dan menghargi waktu;
• Penuh loyalitas dan dedikasi;
• Cinta pada pekerjaan;
• Mau bekerja keras dan bekerja sama;
• Punya integritas;
• Ulet pantang menyerah;
• Kemauan untuk belajar, dll.

Satu lagi yang tak kalah pentingnya dari semua itu, yaitu kekuatan do’a. Sebab bila motivasinya tinggi tapi tak dibarengi dengan spiritual, berbahaya! Makin yakin kita kepada Tuhan, tak mungkin kita menjadi miskin. Marilah kita menolong diri kita sendiri menuju kesuksesan.***

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://niceceu.blogsome.com/2008/03/03/liputan-seminar-motivasi-di-lpkia/trackback/

  1. met idul fitri mohon maaf lahir bathin.

    Comment by Noenoe — October 1, 2008 @ 2:54 pm

  2. Terima kasih. Saya juga mengucapkan minal aidin wal faidzin.

    Comment by nice_ceu — October 10, 2008 @ 5:44 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M