Aku, Rasa, dan Logika

December 4, 2008

Semiloka Implementasi Lesson Study Bagi Pembelajaran Bahasa dan Seni

Filed under: Stop Pers

Semiloka ini dilaksanakan pada hari Selasa, 2 Desember 2008, bertempat di Auditorium FPBS UPI (Gd. B Lt. 4).
Pemateri I: Dr. Sumar Hendayana, M.Sc. Judul Materi: “Apa dan Mengapa Lesson Study?”
Pemateri II: Prof. Dr. Didi Suryadi, M.Ed. Judul Materi: “Observasi dan Refleksi dalam Pembelajaran”.
Pemateri III: Dr. Asep Supriatna, M.Si. Judul Materi: “Pengalaman Implementasi Lesson Study di Sumedang.
Moderator:
1. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum.
2. Drs. Dudung R. Hidayat, M.Pd.


Para peserta berjumlah 36 orang, merupakan para pengurus MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa dan Seni pada beberapa sekolah menengah di Jawa Barat.

Di bawah ini ringkasan materi Semiloka berdasarkan makalah ketiga pemateri.

Peningkatan profesionalisme pendidik sangat erat kaitannya dengan pembentukan budaya belajar dan pemberdayaan diri secara berkelanjutan di dalam lingkungan kerja. Lesson Study, suatu pendekatan Jepang dalam peningkatan mutu pembelajaran, telah diadaptasi dan disesuaikan dengan budaya lokal Indonesia, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) telah merintis pengembangan Lesson Study di Indonesia melalui asistensi JICA (Japan International Cooperation Agency) sejak tahun 2001. Pengembangan Lesson Study diawali pada skala kecil, 4 sekolah di Bandung melalui IMSTEP (Indonesia Mathematics and Science Teacher Education Project), kemudian dikembangkan ke skala yang lebih besar pada tingkat kabupaten di Kabupten Sumedang melalui Program SISTTEMS (Strengthening In-service Teacher Training of mathematics and Science Education at Junios Secondary Level). Berdasarkan pengembangan yang sistematik dan berkelanjutan, kemudian Lesson Study diformulasi sebagai model pembinaan (pelatihan) profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegalitas dan mutual learning untuk membangun komunitas belajar. Pengkajian pembelajaran dilaksanakan dalam 3 tahapan:
1. Plan, Secara kolaborasi, merencanakan pembelajaran yang berpusat pada siswa berbasis permasalahan di kelas;
2. Do, seorang guru melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada siswa sementara guru lain mengobservasi aktivitas belajar siswa;
3. See, Dengan prinsip kolegalitas, secara kolaborasi merefleksikan efektifitas pembelajaran dan saling belajar. Setelah selesai langkah ketiga ini, dilanjutkan kembali melangkah ke no 1, dan berputar terus.

Kalau pelatihan konvensional bersifat top-down, artinya materi pelatihan sudah disiapkan dan diberikan oleh instruktur, sebaliknya pelatihan melalui lesson Study bersifat bottom-up karena materi pelatihan berbasis permasalahan pembelajaran yang dihadapi para guru di sekolah, kemudian dikaji scara kolaboratif di antara para guru.

Gambaran umum Lesson Study:
• Merencanakan pembelajaran berdasarkan tujuan dan perkembangan siswa;
• Mengobservasi pembelajaran untuk mengumpulkan data tentang aktivitas belajar siswa;
• Menggunakan data hasil observasi untuk melakukan refleksi pembelajaran secara mendalam dan luas;
• Jika perlu melakukan re-planning dengan topik sama untuk pembelajaran pada kelas lain.

Tujuan utama Lesson Study:
1. (termasuk kompetensi professional):
Meningkatnya pengetahuan tentang materi ajar.
2. (termasuk kompetensi pedagogik):
• Meningkatnya pengetahuan tentang pembelajaran;
• Meningkatnya kemampuan mengobservasi aktivitas belajar;
• Semakin kuatnya hubungan antara pelaksanaan pembelajaran sehari-hari dengan tujuan jangka panjang (perbaikan mutu pembelajaran terus menerus);
• Meningkatnya kualitas rencana pembelajaran.
3. (termasuk kompetensi sosial):
Semakin kuatnya hubungan kolegalitas;
4. (termasuk kompetensi kepribadian):
Semakin meningkatnya motivasi untuk selalu berkembang.

Kegiatan lain dari Semiloka ini:
Pada sesi open Lesson, para peserta bersama-sama pemateri berkunjung ke SMP Laboratorium percontohan UPI Bandung (Labschool). Di tempat ini kami disambut hangat oleh Kepala Sekolah beserta para gurunya. Sebelum mengadakan observasi ke dua kelas, kami bersilaturahmi serta berbincang-bincang mengenai kegiatan yang berhubungan dengan observasi dalam rangka mempraktekkan model Lesson Study ini.
Setelah itu para peserta semiloka dipersilahkan memasuki kelas yang akan diobservasi. Kebetulan kelas yang penulis pilih untuk diobservasi adalah kelas IX, materi pelajaran yang didemonstrasikan adalah pelajaran Bahasa Indonesia dengan tema pembelajaran: Jenis-jenis Majas Perbandingan, dengan waktu sekitar dua jam.
Setelah selesai, kami kembali ke tempat semula untuk rehat dulu.
Acara selanjutna yaitu refleksi dan Diskusi antara pemateri, guru model, serta para peserta. Di dalam diskusi dan refleksi inilah ditemukan berbagai kekurangan maupun kelebihan proses belajar mengajar seorang guru model, yang tentu saja sangat berguna sebagai bahan perbandingan dan perbaikan bagi para peserta semiloka yang seluruhnya berprofesi sebagai guru.


Labschool UPI


Bincang Serius


Asyiknya Mengajar


Penampilan Prima


berdiskusi ria 1


Berdiskusi Ria 2


Serius


Sharing


Berpose saat rehat


Ingin bertiga


Mumpung bertemu sahabat lama.

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://niceceu.blogsome.com/2008/12/04/semiloka-implementasi-lesson-study-bagi-pembelajaran-bahasa-dan-seni/trackback/

  1. ok, thanks

    Comment by sonyjon — April 19, 2009 @ 5:08 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M