
Seminar ini dilaksanakan pada hari Kamis, 28 Pebruari 2008, di Graha Kampus Bersih PKM dan STMIK LPKIA
Pembicara: Andrie Wongso (Motivator nomor 1 di Indonesia).
Moderator: Tjang Kian Liong, Drs.
Uraian Materi:
Manusia harus punya spirit.
Filosofi Andrie Wongso: “Sukses adalah hak saya, anda, dan kita semua. Untuk mewujudkannya kita perlu mempunyai kesadaran, keinginan, dan perjuangan dalam hidup.” Semua ini disebut sikap mental.
Berbicara masalah Indonesia.
Kondisi Indonesia di semua bidang kehidupan selama sepuluh tahun ini merosot. Dan Indonesia mengalami kemerosotan mental, karena mayoritas masyarakatnya mempunyai sikap mental yang cemas, kalut, pesimis, stress, putus asa, apatis, dsb. Masyarakat yang memiliki sikap miskin mental seperti itu susah diajak maju.
Sikap yang dikategorikan miskin mental itu seperti apa?
Malas, loyo, banyak mengeluh, takut akan perubahan, cepat berpuas diri, tidak disiplin, tak bertanggung jawab, dsb.
Untuk merubahnya diperlukan sikap mental seperti: antusiasme, keuletan, kegigihan, berpikir positif. Ini semua dinamakan spirit.
Andrie Wongso setuju dengan ajaran Islam yang salah satunya menyatakan bahwa Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum, bila kaum tersebut tidak mau merubahnya.

Apakah Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan ini? Jawabannya 1: Pasti!. Bila diibaratkan seorang ibu, Indonesia sekarang ini sedang menangis menyaksikan kehidupan bangsanya yang porak poranda. Di segala bidang terdapat banyak permasalahan:
Sumber daya manusia kalah oleh negara tetangga, ekonomi kolaps, narkoba gila-gilaan, pertikaian di mana-mana, pendidikan tidak menanamkan kejujuran, kemiskinan merajalela, hukum tidak jalan, pengangguran mencapai 25 juta orang, Indonesia itu negara paling religius sekaligus negara terkorup.
Prestasi di bidang olah raga hanya bisa mencapai peringkat ke-4 di ASEAN. Sebagai bangsa besar yang penduduknya mencapai 230 juta jiwa, Indonesia tak pantas menduduki peringkat 4, harusnya peringkat satu dalam hal prestasi.
Untuk mengatasi semua permasalahan itu, Andrie menyarankan, “Jadilah orang yang luar biasa.”
Sukses adalah akibat dari sebab-sebab yang kita perbuat. Buah dari cita-cita, perjuangan, keyakinan. Sukses bukan karena kebetulan. Sayangnya bangsa Indonesia bukan bangsa pekerja keras dan bukan bangsa disiplin. Oleh karena itu generasi mudanya harus belajar dengan baik, mengatasi ketertinggalan kita, mengejar kemajuan bangsa lain. (more…)